Link Banner

Panwas Polonia menemukan praktik kampanye hitam (black campaign) yang dimaksudkan untuk menjatuhkan pasangan bernomor urut 2 Sigit – Nurlisa pada hari pencoblosan Pilkada Medan.

Praktik black campaign tersebut dilakukan oleh oknum dari calon lain dengan jalan menyebarkan kartu nama Sigit – Nurlisa di sekitar TPS. Dengan demikian, diharapkan masyarakat akan berfikir bahwa Sigit-Nurlisa telah melakukan kecurangan dan membatalkan pilihannya pada pasangan yang diusung PKS, PBR, PBB, dan PKNU ini.

Muhammad Aswin, ketua Panwas Medan ketika dikonfirmasi oleh Waspada Online via telepon pagi ini mengakui telah menerima laporan dari Panwas Polonia dan mengatakan akan menindaklanjuti temuan tersebut.

Aswin mengatakan bahwa praktik black campaign tersebut terjadi di TPS 26 Tanjung Sari Marendal, Kecamatan Medan Amplas. “Kampanye hitam itu dilakukan dengan menyebar kartu nama pasangan bernomor urut 2,” terangnnya.

Dan saat ini sedang diselidiki agar dapat mengetahui secara jelas kejadian tersebut dan dalam waktu dekat akan memanggil saksi untuk dimintai keterangannya, kata Aswin menutup percakapan.

Jurkam

Tulis Komentar

Tinggalkan Balasan