Cetak

Eeng Iing Eeng… Sepertinya menarik kalau siang ini kita bahas tentang #koalisimadesu yang diotaki oleh CSIS di istana

Simak tuips

1. Apa itu #koalisimadesu alias koalisi masa depan suram?

Koalisi yang membantu memenangkan Jokowi dua periode

2. #koalisimadesu, bisa terbentuk dengan formasi

– Partai Gerindra + Demokrat + (PAN)

– PKS + (PAN) + (PKB)

Menciptakan tiga pasang capres-cawapres

3. Tujuan terbentuknya #koalisimadesu adalah agar tidak terbentuknya koalisi segajah antara Partai Gerindra dan PKS

4. PAN dan PKB melalui ketua umumnya sudah ‘tersandera’ KPK

Proxy yang bisa dimanfaatkan untuk mensukseskan Jokowi dua periode

#koalisimadesu

5. PAN serta PKB bisa berperan untuk memisahkan dan membentuk poros baru

Dengan menarik PKS dari Partai Gerindra

Pecah kongsi untuk memecah suara

#koalisimadesu

6. Agenda utamanya terbentuk poros ketiga dengan motif kekecewaan yang terjadi atas pilihan @prabowo

#koalisimadesu

7. Jokowi dua periode bisa terjadi apabila kekuatan pilpres 2019 yang dimiliki Partai Gerindra dan PKS dipecah

Maka mudah untuk ditaklukkan

#koalisimadesu

8. Kami tertarik, mengapa tidak terbentuk saja koalisi Partai Demokrat + PAN + PKB? Agar tidak ‘menganggu’ koalisi Partai Gerindra + PKS

#koalisimadesu

9. Karena itu justru strategi kuncinya, harus dipecah kongsi segajah antara Partai Gerindra dan PKS

Karena dikoalisi partai Gerindra + PKS tersebut romantika Pilgub DKI terjadi

#koalisimadesu

10. Agar romantika serta gelombang besar Pilgub DKI itu tidak terjadi lagi

Maka diperlukan strategi matang untuk memecahkan

Partai Gerindra harus ‘dipisahkan’ dari PKS atau sebaliknya

#koalisimadesu

11. Prabowo dengan partai Gerindra nya ditarik masuk kotak Partai Demokrat

Sementara PKS ditarik dalam ‘senyawa’ PAN dan (PKB)

Tiga pasang capres-cawapres untuk memenangkan Jokowi dua periode

#koalisimadesu

12. Kalau itu terjadi

Maka #koalisimadesu alias koalisi masa depan suram pun terjadi

Jokowi dua periode bisa lancar terjadi

13. Harusnya strategi #koalisimadesu ini sangat mudah dibaca

Dengan catatan, membaca konstelasi politik Pilgub DKI

Dengan dimensi yang sedikit berbeda, yaitu memasukkan kekuatan koalisi Gerindra + PKS sebagai catatan untuk dipecah kongsi

14. @prabowo dengan Partai Gerindra harus bisa membaca dan melihat peta politik yang ada

Padahal sudah dikatakan, tidak usah kuatir soal logistik dan lainnya dengan syarat ikuti keputusan ijtima ulama

Dan itu bisa menjadi strategi membangun gelombang besar kebersamaan

15. Semakin banyak opsi maka akan semakin membuat bingung @prabowo dan secara otomatis memberi efek hilangnya magnet keterbutuhan akan nilai kebersamaan

16. Kalau saja @Prabowo dan PKS mampu memanfaatkan issue politik yang dibangun serta yang dibutuhkan

Maka, yakinlah Prabowo sudah pasti memenangkan pilpres 2019

17. Yang harus diwaspadai @prabowo dengan Gerindra serta PKS adalah hilangnya momentum

Tidak pandai memanfaatkan momentum untuk membentuk gelombang besar sendiri

Akibat adanya infiltrasi ide #koalisimadesu

18. Kalau itu terjadi, dalam artian Prabowo dan PKS tidak percaya diri memanfaatkan momentum yang ada

Dan terpancing terbentuknya #koalisimadesu

Sudah pasti semua agenda mengarah kepada suksesi Jokowi dua periode

19. @prabowo dengan Gerindra nya serta PKS harus bertanya kepada hati koalisi bersama

Mengapa partai Demokrat + PAN + PKB tidak membentuk saja koalisi sendiri dan capres-cawapres sendiri?

Justru menarik Gerindra dan PKS dalam perang pemikiran tentang koalisi kedepannya

20. Karena satu catatan utama, CSIS dan istana mendambakan terbentuknya #koalisimadesu

Yg memecah kesolidan suara Partai Gerindra + PKS seperti di Pilgub DKI Dan terbentuk dua koalisi baru

Hingga akhirnya Koalisi Jokowi dapat dengan mudah memanfaatnya

21. Kami masih meyakini bahwa pilpres 2019 akan diikuti tiga pasang capres-cawapres

Dengan peta politiknya:

– koalisi Jokowi

– koalisi Prabowo + SBY

– koalisi PAN + PKS + PKB

#koalisimadesu

22. Terbentuknya tiga pasang capres-cawapres bisa saja terjadi dan membuat jadwal pendaftaran capres cawapres mundur sampai 14 hari kedepannya

Dengan memperhitungkan:

Menunggu proses dan politik Jusuf Kalla baik di MK dan di partai politik ‘sekocinya’

Para pedagang ideologi sedang berjualan dengan memakai berbagai macam kedok kehidupan dan ibu Pertiwi pun tak sadar menjadi korban

Apakah anak negeri hanya diam menyaksikan

Semua terjadi tanpa ada perlawanan

Negeri para boneka kepentingan

#koalisimadesu

Cetak

Tulis Komentar

Tinggalkan Balasan