Cetak

1. Alhamdulillah, atas karunia Allah telah terjadi kesatuan shaff yang dipelopori para ulama dengan melakukan Ijtima dan menghasilkan rekomendasi yang membahagiakan umat Islam.

2. Semoga Tauhidu As-Shaff ini terus mengalir dan berimplikasi positif pada Tauhidu As-Shaff ormas Islam, gerakan Islam dan umat Islam di Indonesia.

3. Diantara hasil Ijtima Ulama, merekomendasikan kepemimpinan nasional, yaitu merekomendasikan capres pada pak Prabowo Subianto dan cawapres pada Habib Salim Segaf Al Jufri dan Ust Abdul Somad.

4. Kemudian Ust Abdul Somad mendukung kedua figur tersebut dan lebih memilih berjuang di medan dakwah dan pendidikan. Sehingga rekomendasi kepemimpinan nasional mengerucut pada dua figur tersebut diatas.

5. Maka, amanah rekomendasi ijtima ulama ada pada pak Prabowo dan Habib Salim. Dimana keduanya merupakan representasi dari tokoh nasionalis dan tokoh Islamis. Dan keduanya juga merupakan pemimpin tertinggi dua Partai, Gerindra dan PKS.

6. Rekomendasi Ijtima Ulama dapat dimaknai secara tekstual (manshush) dan kontekstual (mafhum). Tekstual berarti kedua figur tersebutlah yang maju sebagai Capres dan Cawapres. Sedangkan kontekstual kedua figur memiliki otoritas untuk mencari figur lain berdasar ilmu survei politik, untuk melihat khususnya faktor popularitas dan elektabilitas yang diprediksi mengungguli calon petahana.

7. Dan faktor lain yang harus dipertimbangkan untuk menguatkan koalisi dan kemenangan adalah dukungan dan keterwakilan Partai Politik, seperti PD, PAN, PBB, Partai Berkarya dan lain-lain serta dukungan logistik.

8. Akhirnya, marilah kita sempurnakan ikhtiar dan tawakkal pada Allah, karena sejatinya kemenangan itu dari Allah Ta’ala sehingga #2019GantiPresiden.

Allahu Akbar walillahil hamd.

Oleh Iman Santoso, Lc

Cetak

Tulis Komentar

Tinggalkan Balasan