khalifah
Link Banner

Baru tiga bulan masuk Islam, Amar bin Ash dihunjuk Rasul SAW sebagai panglima pasukan perang. Anggota pasukan ada sahabat sahabar senior lain seperti Umar dan Abu Bakar.

Sudah hampir berhadap hadapan dgn musuh, malam itu sangat dingin, para sahabat ingin menghidupkan api unggun, namum Amar bn Ash melarang.

Waktu itu instruksi Amr bin Ash kepada pasukannya, JANGAN ADA YANG MENYALAKAN API!

Umar bin Khattab merasa tidak terima dengan instruksi Amr bin Ash, Umar berkata kepada Amr,

“Hai Amr, kau tau nggak, malam ini dingin, kok kau larang pulak ngidupin api unggun?”

Kata Amr, “aku tau, tapi tetap larang, keberatan kelien?”

Semua org tau tahu, kalau Umar duel dgn Amr, sekali pukul dah KO ketika itu Umar sangat emosi tapi kemudian beliau meninggalkan Amr. Lalu Umar mencari Abu Bakar dan berkata, “Wahai Abu Bakar, cemmananya qiyadah kita ini? apa maksudnya? Masih barupun masuk Islam sudah macam macam pulak?”

Abu Bakar dengan bijak menjawab “Hai Umar, Rasul saw menunjuk seseorang karena sdh tahu kapasitas org tsb, Ikuti saja lah kau. Diam dan tenang aja di boncengan.”

Mendengar ucapan Abu Bakar tersebut akhirnya Umar diam dan tenang..

Bla bla bla… Singkat cerita pasukan islam menang.. Dan pulang ke Madinah.

Umar langsung mengadu dan melapor ke Rasul saw.

Lalu, Rasulullah bertanya kepada Amr, “Wahai Amr, keluhan sudah datang kepadaku, apa jawabanmu? Amr menjawab, “Ya Rasulullah, kalau kita menyalakan api, mereka tahu kita ada dan mrk sdh datang menghitung berapa jumlah kita, maka habislah pasukan kita yang berjumlah 300 orang sementara mereka jumlahnya ribuan.”

Kata Nabi shalallahu’alaihi wa sallam, “kalau gitu mantap, Engkau benar.”

(cerita sudah dimedan)

8 pelajaran.

1. Dalam Islam senioritas tak lah menjadi tolok ukur yg utama
2. Taat itu berat.
3. Lebih berat lagi ketika mentaati sesuatu yang bertentangan dengan isi kepala kita
4. Ijtihad dan perintah pemimpin wajib diikuti selama bukan maksiat
5. Strategi utk menang, diantaranya adalah menutupi kelemahan kita jangan sampai musuh mengetahui masalah internal kita.
6. Umar walau komplain dan tak setuju, tidak menggalang kekuatan utk merongrong pimpinan tersebut.
7. Umar bertanya ke org yg bisa menyelesaikan masalah, maka dia hanya sharing ke Abu Bakar saja.
8. Rasul saw selalu cek dan recek ketika menerima informasi.

#ayolebihbaik

Bersambung

Disalin ulang dari tulisan Ust. Muslim Maksum.

Jurkam

Tulis Komentar

Tinggalkan Balasan