PRESIDEN APAAN SIH INI?

Link Banner

Sehari setelah musibah Tsunami Selat Sunda, Presiden RI segera hadir di Posko BNPB untuk mendapatkan gambaran singkat tentang bencana yang terjadi dan tingkat kerusakan yang ditimbulkan.

Sebelum hadir di posko, Presiden telah memerintahkan Kementerian Sosial dan TNI untuk menyiapkan dan mengirimkan material standar yang kerap dibutuhkan ketika bencana terjadi.

Presiden juga telah menginstruksikan Polri untuk bekerjasama dengan warga di seluruh lokasi kejadian untuk memastikan keamanan terkendali sehingga tidak terjadi potensi kerawanan lain di tengah musibah yang melanda.

Presiden juga memerintahkan BNPB untuk segera menyiapkan tenda-tenda pengungsian berserta dapur umum, tenda-tenda penanganan kondisi darurat dan pelayan kesehatan, agar para korban dapat segera tertangani.

Tak puas dengan laporan data, Presiden meminta disiapkan laporan video wahana tanpa awak untuk memastikan seberapa buruk keadaan yang terjadi. Agar tak terjadi keterlambatan respon atau salah antisipasi atas musibah yang terjadi. Beliau meminta semua pihak untuk mempelajari betul kondisi aktual agar penanganan musibah bisa optimal dan tepat respon.

Presiden juga meminta disiapkan helikopter untuknya sehingga bisa melihat langsung kerusakan yang terjadi dan berapa luas wilayah yang terdampak.

Beberapa jam kemudian beliau juga menyempatkan diri mengunjungi beberapa titik-titik pengungsian dan berdialog langsung dengan para korban dan para petugas di lapangan. Ia ingin memastikan segalanya berjalan sebagaimana mestinya. Ia juga memberikan semangat untuk tegar kepada semua pihak. Ia juga menjanjikan bantuan sebaik-baiknya agar semua segera pulih.

Sebelumnya beliau juga memantau persiapan pergerakan alat-alat berat yang dibutuhkan untuk bisa mengangkut berbagai runtuhan dimana kemungkinan ada korban yang tertimbun atau membuka akses jalan yang tertutup.

Presiden menegaskan agar dia mendapatkan laporan perkembangan situasi setiap jamnya. Ia meminta semua pihak untuk tidak sungkan meminta dukungannya jika diperlukan. Ia juga meminta agar tidak ada miskomunikasi antara semua pihak yang bekerja keras menangani musibah.

BACA JUGA  Pembantaian Dengan Dalih Memberantas Teroris by: @MustofaNahraa

Presiden juga meminta semua media yang meliput, agar tidak melakukan dramatisasi situasi. Media diminta mengambil peran produktif dengan menginformasikan secara konstruktif situasi. Hal ini tidak hanya menimbulkan optimisme bahwa situasi segera terkendali, tapi juga membuat semua pihak teredukasi bagaimana sikap tepat yang harus dimiliki publik dalam menghadapi atau mengalami sebuah bencana.

Tapi sayangnya… kita tidak melihat itu…
Ketika berkunjung, dia malah sibuk dengan sneaker-nya dan berjalan dalam sepi…
Ada video… ada foto…
Ada drama presiden menyusuri pantai…
Entah untuk apa…
Dia sepi dalam bencana…
Entah untuk apa dia berkunjung…
Inilah bencana sesungguhnya…

Celaka!
Celakalah bangsa ini…jika terus demikian…
Segeralah ganti presiden kalian…
Sebelum semua hanya bisa jadi bahan sesal sepanjang waktu…

26 Desember 2018, 08.20
Teuku Gandawan

Jurkam

Tulis Komentar

1 KOMENTAR

  1. Cerita anda di atas.. pasti cerita Presiden SBY di Aceh.. Beliau ahli strategi, selain sekolah jg implementasi di lapangan…

    Kalaubyg di pantai kemarin.. entahlah..

Tinggalkan Balasan