Raih Sukses Dengan Monetizing

Suksesnya suatu bisnis itu bisa dilihat dari keuntungan bersih yang dihasilkan. Ketika seluruh kompetitor memakai strategi marketing yang sama, maka satu-satunya cara untuk menguasai pasar dan memenangkan persaingan adalah dengan menggunakan keterampilan monetizing.
Monetizing berasal dari kata Monetization yang artinya mengubah sesuatu menjadi berharga atau ilmu atau keterampilan untuk mengubah suatu model bisnis agar memberikan pendapatan yang lebih maksimal dengan menjungkirbalikkan arus uang normal secara cerdik. Monetizing sendiri sudah ada sejak manusia mulai melakukan transaksi sederhana, untuk lebih memahami tentang monetizing, mari kita lihat contoh di bawah ini.

Monetizing di zaman unta
Abdurrahman Bin Auf adalah sorang ahli monetizing yang sangat lihai pada zaman dahulu di dataran Arab. Beliau melihat para pedagang di pasar Madinah ketika itu sangat dirugikan oleh pengelola pasar tersebut. Para pedagang yang berjualan di Pasar Madinah harus membayar sewa kios dimuka yang sangat mahal kepada pihak pengelola pasar entah dagangan mereka untung atau rugi. Melihat hal tersebut, Abdurrahman Bin Auf meminta sahabatnya untuk membeli tanah di dekat pasar tersebut. Lalu beliau meggunakan ilmu monetizing dengan mempersilahkan para pedagang untuk berjualan di tempat tersebut menggunakan sistem pembayaran bagi hasil dengan nilai yang relatif sangat rendah dari keuntungan si pedagang & akan digratiskan jika ternyata pada hari itu pedagang tersebut tidak menghasilkan keuntungan. Ternyata sistem tersebut dirasakan sangat membantu para pedagang untuk menurunkan beban biaya sewa kios dan menurunkan harga jual dagangan mereka yang akhirnya berimbas pada semakin lakunya barang dagangan mereka dibandingkan para pedagang di pasar Madinah, sehingga meningkatkan keuntungan para pedagang di pasar milik Abdurrahman bin Auf dan menjadikan bagi hasil yang diterima oleh Abdurrahman bin Auf justru jauh lebih besar dibanding biaya sewa yang diterima oleh pengelola pasar Madinah.
Baca selengkapnya tentangRaih Sukses Dengan Monetizing

3 Indikator Sukses Dalam Berbisnis

image

Apakah kesuksesan itu? Ketika pertanyaan ini dilontarkan kepada para pengusaha, biasanya jawabannya berbeda-beda. Ada yang mengartikan sukses itu bisa mencapai kemandiriian dalam bisnis, atau mampu menghasilkan uang banyak, dan lain sebagainya.
Meraih kesuksesan memang tidak ada rumus yang pasti. Namun, tetap diperlukan indikator-indikator menuju kesuksesan agar bisnis lebih terarah. Berikut tiga indikator agar bisnis Anda meraih kesuksesan:
Baca selengkapnya tentang3 Indikator Sukses Dalam Berbisnis

NADIA MEUTIA YUNIARDO – Membangun d’BC Network karena lilitan hutang

Tokoh sentral d’BC Network ini adalah sosok seorang ibu muda yang begitu energik. Tau ga? Bedirinya aja bikin kita pengen jingkrak2. Hahahaha…
Minggu, 25 April 2010, di Lobi Aryaduta Hotel, beliau blak-blakan ceritain awal gabung di Oriflame dan mendirikan dbc-network bersama Dini Shanti.

“Waktu aku diajakin buat gabung di Oriflame ma Mbak Meutia 3,5 tahun lalu, yang dia ceritan soal fasilitas-fasilitas mewahnya cuman masuk kiri keluar kanan aja. Uplineku ceritain kalo kita gabung di Oriflame bakal dapatin 18 jutaan sebulan (seperti bonus beliau saat itu), bisa jalan-jalan ke luar negeri, bisa dapat mobil mewah. Waktu itu sama sekali gada di benakku ingin itu semua,” beliau mengawali kisahnya. Baca selengkapnya tentangNADIA MEUTIA YUNIARDO – Membangun d’BC Network karena lilitan hutang

Bisnis Modal Kecil

Pendapatan bulanan sampai jutaan rupiah perbulan dengan modal sangat minimal.
Modalnya hanya:
komputer, fax, koneksi internet, daaan …
modal dana awal yang relatif kecil untuk bergabung dan untuk promosi online.
Anda setiap bulan beli sabun? shampoo? deodorant dll?
Jika ya, maka tidak ada modal bulanan tambahan untuk tutup poin. Anda cukup mengalihkan belanja bulanan anda ke produk-produk Oriflame. Baca selengkapnya tentangBisnis Modal Kecil