Jika dugaan ini benar, maka tegaknya konstitusi dan janji Trisakti hanya dalam hitungan empat pekan sejak dilantik telah pergi meninggalkan kenangan kampanye Pilpres 2014, Pidato Ketua Umum PDIP pada Rakernas 19 September 2014 di Semarang dan Pidato Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI 20 Oktober 2014. Semoga Bung Karno tidak nelangsa di alam kubur sana menyaksikan konsep Trisaktinya ‘diperdagangkan dan di media sosial bermunculan “shame on you Jokowi”.

Apalagi ada kejadian lucu dimana saksi PPS Jokowi-JK dgn malu2 bertanya kepada saksi Prabowo-Hatta : “Mas mau tanya…apa bedanya “pleno” dengan “plano” wkwkwkwk…

Atau ada kejadian lucu juga ketika saksi Prabowo-Hatta banyak memprotes kejanggalan2 yg ditemukan dalam Rekap C1…saksi Jokowi-Jk protes; “kok Saksi Prabowo-Hatta terus yg protes?” Hehehe..
Dijawab sama Ketua PPS : “ya silakan Anda protes kalau Anda punya data pembanding…” saksi Jokowi-Jk diem dan merah raut wajahnya…krn mereka tdk punya data pembanding…

Atau kejadian lucu lagi ketika PPS terpaksa bongkar kotak suara krn perbedaan data C1…Saksi Jokowi-JK tanya : “Kok dibongkar emang knapa?” Hehehe…begitulah kalau ngga punya data…