Percakapan Diduga Megawati dengan Jaksa Agung Beredar

image

INILAHCOM, Jakarta – Ketua Progres 98, Faizal Assegaf mengaku mendapatkan transkrip rekaman yang diduga antara Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan Jaksa Agung Basyrief Arief.
Faizal mengatakan, transkrip itu membicarakan permintaan Megawati agar kasus korupsi TransJakarta, tidak menyeret Jokowi. Dalam kasus ini, mantan Kepala Dishub DKI Udar Pristono, sudah ditetapkan sebagai tersangka.
Menurut dia, pembicaraan dua orang itu yang diduga antara Megawati dengan Basrief berlangsung tanggal 3 Mei 2014 pukul 23.09 WIB, dan durasinya selama 3 menit 12 detik.
Lalu, seperti apa isi transkrip itu? Berikut yang diperoleh dari Faizal, saat memberikan keterangan pers di kantor Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (18/6/2014): Baca selengkapnya tentangPercakapan Diduga Megawati dengan Jaksa Agung Beredar

Ada Jenderal Tekan Jaksa Agung untuk Selamatkan Jokowi?

image

RMOL. Ada informasi baru terkait kasus pengadaan bus Transjakarta rusak (berkarat) yang ditangani Kejaksaan Agung.

Ketua Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu, Arif Poyuono, yang mengungkapkannya. Kepada Rakyat Merdeka Online, Arif menjelaskan bahwa mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI, Udar Pristono, meminta perlindungan dan bantuan hukum kepada pihaknya dalam menjalani persidangan bus Transjakarta nanti.

“Iya benar, Pak Udar meminta kami membantu Beliau mengungkap kasus ini. Karena dalam kasus ini seolah-olah Pak Udar dijadikan sebagai satu-satunya tersangka. Padahal, tidak demikian,” ujar Arif saat dihubungi, Selasa (20/5).

Baca selengkapnya tentangAda Jenderal Tekan Jaksa Agung untuk Selamatkan Jokowi?

Tersandung Korupsi TransJakarta, Jokowi Bisa Batal Nyapres

UdarPristono

Kasus dugaan korupsi pengadaan bus TransJakarta tampaknya sulit untuk dilepaskan dari nama Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi. Karena, pada Selasa ini (13/5), mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Udar Pristono membantah keterlibatan Michael Bimo Putranto dalam pengadaan bus tersebut.

“Saya kenal Pak Bimo ketika di Balaikota. Ketika itu, Bimo dan orang Kopaja mau menghadap Pak Jokowi. Tapi, karena Pak Jokowi mau keluar, beliau diarahkan bertemu dengan saya,” ujar Udar Pristono, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi bus Transjakarta oleh Kejaksaan Agung. Udar menjelaskan, Bimo waktu itu ingin mendatangkan pelanggan ke Blok G Tanah Abang. Dia ingin kasih karyawannya kupon agar belanja di sana. “Bohong itu kalau ada yang bilang Bimo terlibat, Bimo itu orangnya sopan dan lugu,” ujar Udar Pristono di Balaikota.
Baca selengkapnya tentangTersandung Korupsi TransJakarta, Jokowi Bisa Batal Nyapres

Aktor Intelektual di Balik Suap SKK Migas

???????????????????????????

Kuasa hukum tersangka suap di SKK Migas Deviardi, Effendi Saman mengungkapkan asal-usul uang yang ditemukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat menggeledah ruang kerja Sekjen Kementerian ESDM Waryono Karno senilai US$ 284.862. Menurut Effendi, uang yang disimpan di tas hitam kecil itu berasal dari Komisaris PT Kernel Oil Singapura Widodo Ratanachaitong.

Menurut Effendi, uang itu dipergunakan untuk kepentingan tender di lingkungan SKK Migas. Dalam perjalanannya, uang tersebut diterima Deviardi lalu diserahkan kepada mantan Ketua SKK Migas, Rudi Rubiandini yang juga telah menjadi tersangka dalam kasus ini.

Usai diterima, uang itu tak berlangsung lama dalam genggaman Rudi. Rudi, kata Effendi, selanjutnya memberikan uang itu kepada Waryono Karno dan anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Demokrat Tri Yulianto. Penyerahan itu dilakukan Rudi kepada Tri atas permintaan Sutan Bathoegana untuk tunjangan hari raya (THR) komisi energi. “Jadi begitu asal mulanya,” kata Effendi di Jakarta, Senin (9/12). Baca selengkapnya tentangAktor Intelektual di Balik Suap SKK Migas

SBY Otak Suap SKK Migas?

kasus-suap-skk-migas-kpk-bakal-periksa-ibas

Kasus suap SKK Migas yang melibatkan mantan Ketua SKK Migas Rudi Rubiandini terus ditelusi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

KPK pun sudah menemukan ada korelasi antara suap SKK Migas dengan permintaan THR oleh Komisi Energi DPR. Sutan Bhatoegana, politisi Partai Demokrat pun sudah diminta keterangan KPK termasuk dikonfrontir beberapa orang yang terlibat dalam kasus ini.

Dan tidak menutup kemungkinan politisi yang suka mengungkapkan kalimat “ngeri-ngeri sedap ini” akan menjadi tersangka dalam kasus suap ini. Baca selengkapnya tentangSBY Otak Suap SKK Migas?

POTRET JURNALIS KITA

Tadi sore saya terima sms dr seorang teman seorang jurnalis lumayan senior harian terbit di Kota Medan, sebutlah namanya Prabu. Agar gampang, sms beliau diawali inisial PR, dan sms balasan saya diawali inisial AA.

PR: Fusthun apa ya artinya rif? Mana ya partai yg komit berantas korupsi yg ktnya bersih?

(Yah…. pertanyaan garing banget sih. Lalu kujawab aja sekenanya.)

AA: Festivalisasi KPK-tainment 🙂

(kayaknya temen malah panas, atau memang niat mancing keributan ya?)
Baca selengkapnya tentangPOTRET JURNALIS KITA

Inilah Daftar Kasus yang ‘Dipetieskan’ KPK

Wuih.... Kok bisa gini?

Biar ga bosen bahas korupsi eKTP, mending kita refresh kasus2 korupsi yg diabaikan dan dipetieskan @KPK_RI dgn sejuta alasan palsu …

1. Kasus korupsi PETRAL US$ 1.5 Milyar (14.5 Triliun) pada investasi kilang minyak di Libya

2. Kasus korupsi di Pertamina pada impor Naftah sebesar US$ 20 juta (200 M)

3. Kasus Korupsi Sandiaga Uno dan Pertamina US$ 99 juta (980 Milyar) pada Pembangunan Depo Pertamina seluruh Indonesia

4. Kasus Korupsi Dana CSR Pertamina 600 Milyar yg diduga mengalir ke Partai Demokrat 2008-2009

5. Kasus Korupsi Hartati Murdaya di JIEC & Bank Mandiri 1.5 Triliun yg agunkan 33 hektar tanah negara di Kemayoran

6. Korupsi Proyek eKTP tahun 2011 di Kemendagri yg rugikan negara 3.5 Triliun Baca selengkapnya tentangInilah Daftar Kasus yang ‘Dipetieskan’ KPK